Firmware Samsung J Series

Kumpulan Firmware Samsung J Series

Diposting pada

Setelah kemarin saya sukses membagikan firmware untuk samsung A series, kali ini saya akan membagikan firmware untuk Samsung J Series yang dimana smartphone Samsung dari seri J ini banyak sekali penggunanya.

Namun sebelum saya membagikan firmware pada kalian, ada baiknya kalian mengetahui apa itu firmware.

Apa itu firmware?

Firmware adalah bagian yang paling penting dari sebuah perangkat teknologi yang membuat perangkat keras berfungsi dan melakukan apa yang diinginkan oleh pengguna.

Firmware terdiri dari program yang ditulis oleh pengembang perangkat lunak untuk membuat perangkat keras bekerja sesuai yang diharapkan. Tanpa adanya firmware, sebagian besar perangkat elektronik yang kita gunakan sehari-hari tidak akan bisa berfungsi.

Untuk perangkat teknologi seperti smartphone, tablet, smart TV, smart watch dan sebagainya, firmware hanya berisi instruksi yang diperlukan agar perangkat keras dapat beroperasi dengan sistem operasi yang diinstal pada perangkat.

Di mana firmware disimpan?

Kita sekarang tahu bahwa firmware adalah perangkat lunak yang ditulis langsung ke perangkat perangkat keras teknologi yang kita gunakan. Tapi dimana firmware tersebut di simpan? Firmware biasanya disimpan dalam memori jenis khusus, yang disebut EMMC.

eMMC merupakan kependekan dari embedded Multi Media Card (Multi Media Card) yang dikembangkan pada tahun 2006 oleh JEDEC dan Multi Media Card Association, adalah teknologi penyimpanan internal untuk smartphone dan tablet yang terdiri dari memori flash dan pengontrol memori flash yang terintegrasi pada silikon yang sama.

Seperti yang kita ketahui bahwa Samsung dari seri J series ini banyak sekali mengalami EMMC rusak, Nah bagaimana untuk itu sebelum Anda mengunduh File Firmware pada arikel saya ini ada baiknya Anda baca dulu ciri-ciri EMMC rusak dibawah ini.

Ciri – Ciri EMMC Rusak

  • Kerika HP digunakan banyak notifikasi sorry the prosess android acore has stopped unexpectedly.
  • Sering mengalami force close pada sebuah aplikasi atau game yang sedang digunakan.
  • Sering mengalami lemot atau boot yang lama ketika di restar.
  • Sering mengalami bootloop dan terkadang dead boot.
  • Di flash ulang selalu gagal
  • Banyak notifikasi merah atau error pada mode recovery.
  • Ketika EMMC di buka dan di cek di UFI BOX Emmc tidak terbaca sudah dipastikan EMMC yang digunakan pada Samsung J Anda rusak.

Baca Juga

Avatar
Penulis, Desain Blog sekaligus CEO dari Smartphones10.com